Mini long line atau rawai tuna dalam operasinya menggunakan Umpan dari jenis ikan. Biasanya sebelum akan melakukan operasi dilakukan penangkapan (Fishing) untuk mencari umpan di laut itu sendiri, baik dengan Gilnet maupun dengan alat tangkap lainnya sehingga Ikan yang akan ditangkap dapat dijadikan sebagai umpan untuk melakukan kegiatan penangkapan pada Mini long line atau rawai tuna.
Ada beberapa jenis ikan yang biasa digunakan sebagai Umpan untuk Mini long line atau rawai tuna seperti Ikan Lemuru, Cumi-cumi atau sotong, Ikan kembung, ikan layang atau ikan lainnya yang sejenis, termasuk juga ikan bandeng.
Cara pemasangan umpan pada mata pancing:
Adapun dalam pelaksanaan Penangkapan Mini long line yang merupakan alat tangkap pancing maka cara yang digunakan untuk pemasangan yaitu pada Matanya, tutup insang, ekor, dan punggungnya.
Beberapa jenis ikan yang biasa digunakan sebagai umpan dalam pengoperasian Mini long line atau rawai tuna, diantaranya adalah :




Ikan Bandeng (Chanos chanos);Jika tidak ada ikan laut maka ikan bandeng dapat digunakan sebagai Umpan pada penangkapan Mini long line. Bandeng termasuk family chanidae. Mempunyai satu sirip punggung dan berjari-jari keras sebanyak 9 buah, sedangkan sirip dubur pertama mempunyai 5–6 jari-jari lemah dan 11-12 jari-jari lemah pada sirip dubur kedua. Umpan yang biasa digunakan adalahberat 1kg berjumlah 8-10 ekor.
Demikian semoga bermanfaat
Artikel terkait:
- Hasil tangkapan Mini Long Line
- Methode Pengoperasian Mini Long Line
- Cara Penanganan Hasil tangkapan Mini Long Line
sumber refernsi:
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Direktorat jendral Perikanan Tangkap
Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan
Pusat Pengembangan Penyuluhan Perikanan
Materi Penyuluhan Perikanan